BERBEZAKAH ‘DUNIA’ KITA…??…

Alhamdulillah…setelah sekian lama blog ini sunyi tanpa ‘berita’….Dia izinkan jua hati ini mencoret bicara kata…
Agak lama rasanya diri sepi tanpa sebarang coretan tinta….mungkin masa yang mengekang….mungkin jua hati rasa ’terisi’ dengan segala perasaan…hingga tak mampu ku coretkan ia dengan kata-kata…entahlah…
Namun saat ini…hati rasa sunyi…entah dari mana Dia hadirkan rasa rindu jauh di lubuk hati…rindu pada sahabat….kawan jua rakan….masa yang kian berlalu…bagai terlalu pantas memakan waktu…. sekelip mata, sekejap cuma…hanya tiga bulan lagi yang akan menjengah….tiga bulan lagi yang akan menyaksikan perginya suatu ’dunia’…perpisahan yang tak dipinta…namun ia lumrah dunia…
Terlalu pedih untuk ku coretkan ia saat ini…hati meronta agar kulepaskan detik itu pergi…mungkin suatu masa nanti, tika hati ini bersedia…akan ku coretkan ia dengan penuh rasa di jiwa…
Tika ini…manik jernih menitis lagi…pada menyatakan rasa rinduku pada sahabat jua teman….rakan jua taulan…yang pernah dulu menemani sunyi hari-hariku….pernah dulu, kita mengharungi hari hidup ini bersama…susah senang kita lalui jua kongsi bersama…pulang dari kuliah seharian, kita berhalaqah, makan jua berborak bersama….tika rasa letihku, penatku, jua tekanan di jiwaku…kalian tempat ku mengadu…namun….panas yang kusangka hingga ke petang…gerimis menitis di tengahari…segala rencah perselisihan…konflik dalam perasaan….menjarakkan kita semua seadanya….
Bagi diri ini seadanya…aku mungkin menjauhkan diri pada zahirnya..namun, hakikatnya, siapa tahu hati meronta ingin kembali bersama… mungkin jua, rasa hina dalam diri…rasa terpinggir yang menyelubungi hati…membuatkan diri ini seakan jauh hati….ketahuilah sahabat….hati ini hanya perlukan ’ajakan’…’pelawaan’…untuk ku bina semula keyakinan diri rasa ’diterima’…

Suatu ketika….pernah hadir di minda….berbezakah ’dunia’ kita..??…seringkali hati cemburu melihat kalian bersama….sentiasa bersama…kemana pun jua…gembira dengan aktiviti bersama…..membuat hati ini bertambah sepi, kerna hakikat diriku sering sendiri…maafkan diri ini andai aku hanya mementingkan diri…tidak peduli pada hak kalian dalam talian persahabatan yang suci…terkadang, diri rasa tersepit…antara dua ’dunia’…antara kalian…jua sahabat seperjuangan….menjelang ’perang’ tidak lama lagi…ku cuba maksimakan masaku seadanya…demi sebuah ’medan perjuangan’….walau diri menagih masa ingin bersama kalian…namun ku akui….hatiku lebih senang jua tenang jika dapatku infakkan diri menyertai sahabat seperjuangan….
Sahabat, rakan jua taulan…sukar untuk ku ceritakan bagaimana ’dunia’ku bersama sahabat seperjuanganku…..walau ’dunia’ itu tidak menjanjikan keseronokan dengan ’lapang’ nya masa rehat jua bersantai bersama….namun, kekangan jua suntuknya masa kami bersama lebih bermakna…..terkadang…ku tertanya sendirian..tika detik perpisahan itu hadir suatu hari nanti…dapatkah ku imbau segala memori bersama kalian..?? adakah sebarang memori untuk ku rindui jua kenangi?…maafkan diri ini andai ku lalaikan masa yang sepatutnya kita habiskan bersama….maafkan diri ini andai pernah ku hampakan harapan kalian untuk gembira bersama….kerna hakikat diri ini..sering ku tangisi saat rindu penuh sarat di ruang hati….rindu untuk bersama kalian….namun mungkin, rindu yang kian jauh itu lebih menjarakkan diri ini dari kalian….maafkan diri ini…
Masa yang kian berlalu….perpisahan yang kita pasti akan terjadi….membuatkan hati ini bertambah rindu untuk bersama kalian…andai mungkin tidak banyak masa lagi untuk kita bersama…namun, ku mengharap agar Dia memberiku peluang jua ruang untuk ku isi masa yang ada sebaiknya….masa yang akan menyimpan walau mungkin bukan seribu satu kenangan berharga, namun cukuplah sedikit memori bererti untuk ku kenangi, saat hati ini rindu suatu tika nanti….

Putrasunnah said,
April 17, 2008 @ 5:22 pm
Salam..
Adat bertemu, kita berpisah. Namun Adab bila bertemu, selamanya akan dikenang! =)
Bestlaa akak punye tulisan. ade makna yg prolifik.. (+,^)
zAriF said,
April 26, 2008 @ 3:38 am
setiap titik pertemuan itu akan berakhir pada garis perpisahan dan setiapmgaris perpisahan itu bermula dengan titik pertemuan…Allah itu Maha Adil..SubhanAllah..
aNeEM said,
May 25, 2008 @ 10:08 pm
to zaim : thanx for ur comment..prolifik..?? hmm,akak menulis dari hati..xtaula smpai ke tak pd hati org yg membace..;) ape pon,akak menulis hanye utk luahan hati sendiri..=)
to zarif : setiap pertemuan pasti ada perpisahan…namun, adakah suatu perpisahan itu akan menjanjikan suatu pertemuan semula yang penuh dengan kemanisan memori bersama..?? hanya Dia yg Tahu…
Putrasunnah said,
July 3, 2008 @ 9:28 am
abstrak + high class = !#$*&^ (PENING!) huhu
mendalam maknenye, kak! =)